Rehab Stadion GBT, Pemkot Siapkan Anggaran Rp50 miliar

Posted by: Reply 218 Views

KJ, Surabaya – Pemkot Surabaya telah menyiapkan anggaran Rp50 miliar untuk merehab stadion Gelora Bung Tomo (GBT), hal ini guna keperluan stadion GBT sebagai venue Piala Dunia U-20.

Rehab stadion GBT diantaranya, pemasangan kusi single seat dan pergantian rumput stadion sesuai petunjuk teknis dari PSSI, agar menjadi stadion yang layak sesuai ketentuan FIFA.

Kabid Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR), Iman Krestian mengatakan, saat ini GBT lagi persiapan untuk lelang dan dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) akan melelang single seat. Cuman nanti di GBT akan ada penurunan penonton, karena dari awalnya ngak ada kursinya dikasih kursi.

“Kan beda, yang dulunya dempetan sekarang ada kursinya, otomatis ada jarak maksimalnya. Kapasitasnya nanti jadi 46 ribu yang semula 55 ribu, tapi yang jelas nyaman untuk penonton dan kita juga sudah sosialisasi ke bonek,” ujarnya di Surabaya, Kamis (12/12/19).

Ia menambahkan, ULP saat ini masih lelang kursi, kalau dari Cipta Karya mau ganti rumput, tapi rumputnya masih nunggu konsultasi dari PSSI. Jadi kemarin hasil kesepakatan sosialisasi ke Bappeko diminta untuk harus approvel PSSI terlebih dulu.

“Takutnya kalau ngak cocok dengan PSSI atau FIFA kan percuma kita kerjanya. Jadi ini, kita kordinasi dengan Dispora untuk dijadwalkan dengan PSSI,” terangnya.

Alumni ITS jurusan arsitektur ini menambahkan, untuk anggaran rumputnya sekitar Ro4 milliar, sebenarnya yang dipasang sekarang itu sudah sesuai standard, nama rumputnya Gracia matrella. Cuman kondisinya disana (GBT-red) bopeng bopeng.

“Solusinya itu gracia matrella itu bisa dibenerin lagi, di cutting dan macem macem, itu masih bisa dipertahankan. Cuman kalau menurut FIFA dan PSSI kemarin waktu kesana, rumputnya dimintai sejenis dan itu sudah memenuhi sarat. “paparnya.

Masih menurut Iman, Tapi, kalau dari segi entertainmen kita mengarahnya ke GBK (Gelora Bung Karno), di GBK itu rumpunya pakai zeon zoysia itu impor Amerika, misal kalau TV kualitas four key ketajamannya lebih bagus, dari rumput gracia matrella.

“Kita masih minta advice (saran) teknis dari PSSI maunya yang gimana, soalnya ada lagi zeon zoysia jabolnika itu beda lagi, yang ini bisa di briding di Indonesia. 

“Karena masing masing punya kekurangan dan kelebihan, ” jelasnya.

Makanya, jelas Iman, kita minta rekom teknis tertulis PSSI, takutnya salah masuk kayak GBK itu, akhirnya GBK tidak bisa dipakai pertandingan terus menerus, dan GBK hanya dipakai untuk pertandingan yang penting, karena recovery rumputnya lama.

“Jadi ada kelebihan dan minesnya, kita memposisikan GBT itu seperti apa,” ungkapnya. (Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below