Relawan Ning Lia Semprotkan Disinfektan Dan Fogging Di Lokasi Padat Penduduk

Posted by: 250 Views

KJ, Surabaya – Tim Relawan Ning Lia dari Suroboyo Ceria sudah meluncur ke kawasan Sememi, Kecamatan Benowo, serta ke Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, dan sekitarnya yang letak geografisnya persis di tapal batas Kota Surabaya. Sementara masyarakat setempat, dengan tokoh warga serta pengurus kampungnya, telah menantikan kedatangan mereka.

Seperangkat peralatan lengkap, mulai dari alat semprot disinfektan dan fogging, beserta tiga stel APD (Alat Pelindung Diri), telah disiapkan pula. Tak lupa semua sudah diberi label Relawan Suroboyo Ceria berikut foto phose Ning Lia.

Seperti diketahui, kawasan Pakal, Benowo, dan sekitarnya merupakan 1 dari 19 titik pintu masuk Kota Surabaya yang berada di sisi barat, dimana Pemkot Surabaya melakukan imbauan sterilisai membatasi ruang gerak masuk ke Kota Pahlawan, sebagai pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Karenanya, Pemkot Surabaya bersama instansi terkait melakukan pembatasan pergerakan masyarakat.

Dan di kawasan inilah relawan yang telah bersepakat dengan tokoh dan pengurus kampung setempat, berinisiatif untuk berjibaku melakukan penyemprotan disinfektan memerangi Covid-19.

“Tidak hanya disinfektan, kami juga melakukan penyemprotan fogging nyamuk DB (demam berdarah), karena melihat di kawasan ini masih banyak terdapat genangan air bekas sawah atau tegalan, atau pun kaplingan tanah bakal didirikan sebuah rumah namun dibiarkan lembab merana.

Dan juga kandang-kandang ternak ayam yang kurang terawat sehingga berpotensi menimbulkan penyakit DB,” ucap Koordinator Relawan Suroboyo Ceria, Gus Dar yang turun langsung ke lokasi memimpin penyemprotan. Rabu, (15/4/2020).

Alhasil, satu wilayah RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Pakal, dilalap habis oleh para penyemprot disinfektan dan fogging dalam tempo dua jam lebih.

Ketua RT 4 Sememi Rejo, Sarjono, mengatasnamakan semua warganya menyampaikan terima kasih atas giat relawan Ning Lia, Suroboyo Ceria, ini.

“Terima kasih atas penyemprotan ini untuk mencegah penyebaran virus corona di kampung kami. Semoga wabah virus ini juga bisa sirna dari Surabaya khususnya dan Indonesia, yang semua rakyatnya cemas karena terserang virus corona yang khabarnya sangat berbahaya. 

Terima kasih kepada Ibu Lia Istifhama bersama kru nya ini melakukan darma bhakti untuk warga kami. Alhamdulillah warga kami sejauh ini tidak ada yang kena covid-19, semuanya sehat-sehat saja. Hanya saja kami juga merasakan dampak ekonomi, karena banyak yang dirumahkan gara-gara virus corona,” kata Sarjono.

Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, ibu-ibu Fatayat sangat antusias menyambut penyemprotan disinfektan dan fogging dari relawan Suroboyo Ceria.

Ibu Yatima, anggota Fatayat NU yang juga tokoh warga Jerawat, mengatakan, “Senang sekali, bagus…, supaya tidak ada yang kena virus corona, tidak ada yang kena DB. 

Sebelumnya tidak ada penyemprotan nyamuk DB di wilayah kampung kami, ya baru hari ini. Kalau penyemprotan disinfektan, sudah beberapa kali termasuk dari Suroboyo Ceria nya Ning Lia, ini. Ya alhamdulillah selama ini warga di sini tidak ada yang kena corona maupun DB,” ungkapnya.

Korcam Suroboyo Ceria, wilayah Benowo, Didik, dan wilayah Pakal, Yayak menyampaikan, terima kasih kepada pengurus dan tokoh warga Sememi-Benowo dan warga Babat Jerawat-Pakal, karena bersedia menerima kegiatan penyemprotan ini, bahkan membantu menyampaikan sosialisasi kepada warga.

Sementara itu, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia (Ning Ceria), dalam sambutan tertulisnya mengiringkan kegiatan penyemprotan oleh relawan, mengatakan bahwa, apa yang menjadi kebijakan pemerintah harus kita patuhi dan hormati bersama. 

Menurutnya, dalam menghadapi wabah Covid-19 ini warga tidak perlu panik namun harus selalu waspada sesuai protokol yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harapan dan doa saya, tentu sama dengan semua warga Surabaya, yaitu tetap sehat dan tidak sakit. Pesan saya, kalau ada tetangga yang sakit, jangan lantas dituduh kena virus corona.

Tapi, segera lah bawa ke puskesmas terdekat atau ke rumah sakit. Agar kita semua secara psikologis menjadi tenang dan tidak panik soal wabah virus corona,” pesan Lia. (ar/Dn)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below