Makam Mantan Presiden Gus Dur di Jombang diziarahi Wapres Ma’ruf

Foto: Wapres Ma’ruf Amin (tiga dari kanan) beserta rombongan saat berada di kompleks makam keluarga Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang.

Kabarjagad Jombang – Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur salah satu diantaranya Pondok Pesantren Tebuireng pada Sabtu (4/6/2022).

Selain Ponpes Tebuireng, Wapres Ma’ruf Amin juga melakukan kunjungan kerja dengan meresmikan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari dan Gedung baru Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) dengan ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wakil Presiden RI.

Disela kunkernya di pondok pesantren Tebuireng, Wapres Ma’ruf Amin menyempatkan berziarah ke makam mantan Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dalam kunker tersebut, mantan ketua MUI itu menyerahkan bantuan santri preneur kepada santri secara simbolis seperti sebelumnya.

Rombongan Wapres Ma’ruf Amin dan ibu Wuri Ma’ruf Amin disambut pengasuh Ponpes Tebuireng Abdul Karim Machmudz serta sejumlah pengasuh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Ketua DPRD Mas’ud Zuremi, juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jombang.

Begitu tiba di Ponpes Tebuireng, rombongan Wapres langsung menuju kompleks pemakaman keluarga yang berlokasi di sisi belakang Ponpes. Wapres dan istri serta rombongan secara berjamaah membaca tahlil yang dipimpin Fahmi Hadzik Amrulloh di makam Hasyim Asy’ari dan makam Gus Dur.

Usai memanjatkan doa untuk arwah para ulama Nahdlatul Ulama (NU), Wapres secara simbolis menyerahkan bantuan santri preneur kepada tiga orang santri. Mereka mendapatkan dana puluhan juta rupiah yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas.

“Mereka ini adalah adalah para santri yang yang telah mendapatkan pelatihan khusus tentang kewirausahaan. Diharapkan dengan pemberian bantuan tersebut, para santri penerima lebih fokus dan variatif dalam mengembangkan usahanya. Wapres yang notabene alumni santri Ponpes Tebuireng mengingatkan kembali agar semua para santri mengamalkan nilai-nilai ketauladanan dari Hasyim Asy’ari pendiri NU”, ringkas Wapres Ma’ruf Amin.

Terpisah, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menjelaskan bahwa, bantuan bantuan apa saja yang datang dari pusat maupun provinsi, kita wajib mengawal dan mendampingi biar tidak salah sasaran, termasuk bantuan Baznas ini. “Jadi santri ini dicetak bukan hanya untuk belajar ilmu agama, namun juga dicetak untuk belajar berusaha, berbisnis. Dalam hal ini kemandirian santri, arahnya kesana, jelas Mundjidah.

“Santri yang mendapatkan bantuan tadi secara simbolis, mereka sudah mengikuti pelatihan. Untuk bidang-bidang ada pertanian, usaha, kemandirian. Yang pasti pelatihan ini macam-macam bidang yang dilakukan oleh pondok pesantren. Apalagi dengan program Gubernur Jawa Timur yang nanti kita akan galakkan”, pungkas Bupati Mundjidah.

Setelah dari Pondok Pesantren Tebuireng, Wakil Presiden Republik Indonesia dan rombongan melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meresmikan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari, Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar dan Bahrul Ulum Tambakberas. Agenda diakhiri ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Wahab Chasbullah. (Ash).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below