Paparan Progres Bupati Jombang Kepada MenDes PDTT

Posted by: Reply 165 Views

KJ, Jombang – Bupati Jombang Jawa Timur beserta segenap pejabat dan mantan pejabat lingkup Pemkab Jombang, Ketua DPRD serta perwakilan Forkopimda menyambut kunjungan kerja Menteri Desa PDTT di Gedung Bung Tomo Pemerintah Kabupaten Jombang, Sabtu (8/8/2020) siang.

Kedatangan Menteri asal Kota Santri Jombang yang biasa disapa Gus Halim ini, hadir beserta istri dan langsung melakukan cuci tangan, cek suhu sebelum memasuki lokasi kegiatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Pencegahan Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Jombang mewakili aspirasi masyarakat dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kehadiran MenDes PDTT untuk berkoordinasi terkait program pembangunan kedepan yang dapat disingkronkan dengan Pemkab Jombang. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi temu kangen dengan Bupati Jombang, seluruh OPD, mantan Pejabat lingkup Pemkab Jombang serta jajaran DPRD Kabupaten Jombang dan perwakilan Forkopimda.

“Pak Halim ini pernah menjadi Ketua DPRD Jombang selama 2 periode, demikian pula di DPRD Jawa Timur beliau sebagai Wakil Ketua dan Ketua selama 2 periode. Saya menyebutnya Pak Menteri ini adalah asli orang desa, yakni asli Jombang. Jadi cocok kader Desa yang menjadi Menteri Desa. Untuk itu harapan masyarakat Jombang, bawalah rakyat dan masyarakat desa di Kabupaten Jombang bahkan seluruh Indonesia ini untuk hidup lebih menjadi sejahtera. Untuk itu apa program Kemendes yang dapat ditarik ke Jombang, kita siap mendukungnya. Pihaknya berharap, kunjungan MenDes-PDTT ke Jombang juga membawa kebaikan demi kemajuan Kabupaten Jombang ke depan,” harap Mas’ud Zuremi Ketua DPRD Jombang.

Ditempat yang sama, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat mengawali sambutannya menyebutkan bahwa, DR. HC Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (PDTT) RI adalah cucu saya yang paling ganteng yang tetep awet muda. “Alhamdulillah dapat bersilaturahmi dengan seluruh jajaran aparatur di lingkup Pemkab Jombang, ditengah kondisi masih mewabahnya Covid-19, dan Alhamdulillah proses kesembuhan pasien terus meningkat. Pemerintah Kabupaten Jombang tetap dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, semoga semuanya diberikan kesehatan dan Covid 19 segera diangkat oleh Allah SWT, minta Bupati Jombang.

“Progres Pembangunan Kabupaten Jombang, Singkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2020 yang visinya adalah Bersama mewujudkan Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing. Program Inovatif sektor pelayanan publik seperti Bulaga (Bupati Melayani Warga) juga progress Pembangunan infrastruktur sejak 2014. Pelebaran jalan dan pembangunan jalan sudah halus dan sudah cor. Demikian pula dengan pelebaran jalan Wonosalam, termasuk perencanaan pembangunan Stadion bertaraf nasional dan juga Pembangunan Pasar Daerah.

“Untuk perkembangan nilai Alokasi Dana Desa di Kabupaten Jombang yang kini sudah mencapai 280 M 150 juta dengan capaian realisasi sudah 79, 53 persen, hingga penyaluran Bansos. Di kabupaten Jombang telah terwujudnya kemandirian desa. “Sudah ada 14 Desa mandiri dan sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Jombang. Kabupaten Jombang siap menjadi pilot project program program dari Kementerian Desa RI,” ucap Bupati Jombang.

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (PDTT) RI, DR. HC Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., mengatakan berbahagia karena berada diantara saudara dan sahabatnya dan lebih banyak menyampaikan true story di tanah kelahiran yang menempa dirinya mulai dari nol. Saya dalam struktur pemerintahan hingga politik kurang lebih 30 tahun dan kalau saya berbicara dihadapan Bupati Jombang, mbah saya, politisi yang tak kenal waktu, mulai gadis sampai gadis lagi. Meski usianya sudah sangat lumayan, tapi beliau masih sehat.

“Mari kita doakan beliau agar sehat selalu. Kesehatan beliau menjadi faktor penting bagi kelangsungan pembangunan di Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ini adalah represi pesantren yang menjadi orang pertama di Kabupaten Jombang. Cucunya saja pernah kalah. Bupati di Jawa Timur yang paling cantik menurut saya adalah beliau, puji Menteri Desa PDTT.

“Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah mencapai 99 persen. Proyeksi penggunaan Dana Desa hingga Desember 2020, masih membutuhkan alokasi anggaran hingga 53 Miliar untuk desa-desa yang telah habis disalurkan. Sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo terkait Desa aman Covid-19, maka alokasi Dana Desa bakal lebih difokuskan pada pengadaan masker. Kita akan melakukan Gerakan Pengadaan Masker yang diproduksi oleh desa, namun sosialisasi dan gerakan pembagian masker dilakukan dari rumah ke rumah yang dilakukan oleh Ibu-ibu PKK.

“Presiden Joko Widodo, menginstruksikan untuk fokus pada penggunaan masker yang akan dimassifkan sosialisasi ke desa-desa, sesuai dengan kapasitas warga miskin, pengangguran dan kelompok marjinal yang ada di desa. Sementara untuk kelas menengah, diminta untuk lakukan pengadaan masker sendiri dan jika perlu lakukan gotong royong untuk mengadakan masker. Nantinya, warga desa diharapkan mempunyai masker lebih dari satu.

“Badan Usaha Milik Desa yang mengelola pengadaan masker, agar meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan ini masyarakat miskin bisa mendapatkan upah, dari hasil produksi masker yang dapat dijual untuk mendapat penghasilan yang dikelola oleh BUMDes. Dalam pendataan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) desa diberi kewenangan untuk mendata melalui RT atau pendataan bisa melalui data yang sudah ada di desa itu sendiri. Serapan anggaran untuk PKTD sebesar 36 triliun bertujuan selain untuk mendorong pembangunan fisik desa juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin desa.” tutup Mendes asal kota santri tersebut.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below