Kabarjagad, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk gelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPR Anjuk Ladang sebagai wujud komitmen serius dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor keuangan ini.
Kegiatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran BPR Anjuk Ladang sebagai salah satu pilar pendukung pembangunan daerah tidak hanya fokus pada evaluasi kinerja, namun juga dilakukan penataan ulang manajemen agar semakin profesional dan transparan.
Kang Marhaen (sapaan akrab Bupati Nganjuk) menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi dasar utama bagi keberlangsungan dan perkembangan BPR Anjuk Ladang.
“Kita tidak bisa hanya puas dengan pencapaian kinerja saat ini, sebagai BUMD yang memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat Nganjuk, BPR Anjuk Ladang harus terus meningkatkan standar pengelolaannya. Hal ini mencakup pentingnya administrasi yang rapi dan terstruktur, komunikasi yang terbuka antara semua pihak terkait, serta pengambilan keputusan yang adil dan merata untuk seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.
Selain itu, Bupati juga menekankan bahwa perkembangan BUMD tidak boleh hanya diukur dari sisi keuntungan finansial semata, namun juga harus memperhatikan aspek kesejahteraan karyawan yang menjadi tulang punggung operasional perusahaan.
“Karyawan adalah aset berharga bagi BPR Anjuk Ladang. Oleh karena itu, kita akan terus melakukan pembenahan sistem penggajian serta berbagai fasilitas pendukung lainnya agar mereka dapat bekerja dengan nyaman dan memberikan kontribusi maksimal. Dengan kesejahteraan karyawan yang terjaga, kualitas layanan kepada masyarakat juga akan semakin meningkat,” tuturnya.
Sementara itu, Mas Handy (sapaan akrab Wakil Bupati Nganjuk) menambahkan bahwa penataan manajemen yang profesional dan transparan menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat serta pihak terkait terhadap BPR Anjuk Ladang.
“Transparansi dalam setiap proses pengelolaan dan pengambilan keputusan akan membuat BPR Anjuk Ladang semakin dipercaya sebagai lembaga keuangan yang dapat dipercaya oleh masyarakat Nganjuk. Kita juga akan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu mengacu pada kepentingan bersama dan pembangunan daerah secara keseluruhan,” katanya.
Dalam RUPS ini, juga dilakukan evaluasi komprehensif terhadap kinerja BPR Anjuk Ladang selama periode terakhir, mulai dari pencapaian target bisnis, kualitas layanan kepada nasabah, hingga pengelolaan risiko yang dilakukan.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa BPR Anjuk Ladang telah menunjukkan perkembangan yang positif, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan guna menghadapi tantangan pasar yang semakin kompleks.(jun)












