Kabarjagad, Nganjuk – Kehadiran Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang akrab di panggil Kang Marhaen itu dalam acara Roadshow Generasi Berencana (GenRe) yang digelar di Pondok Pesantren Yayasan Tahfizhul Quran (YTP),Rabu (4/2/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 250 siswa-siswi Madrasah Aliyah dari Pondok Pesantren YTP Kertosono ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor penentu kesuksesan di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat.
Kang Marhaen menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak pesantren yang telah berperan aktif dalam membina karakter dan ilmu pengetahuan bagi generasi muda Nganjuk,
“Lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren YTP Kertosono merupakan pijakan penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia, tuturnya.
Bupati Marhaen Djumadi menekankan bahwa dalam dunia yang terus berkembang seperti saat ini, kesuksesan tidak lagi hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ) semata. Menurutnya, dominasi kecerdasan emosional (EQ) dan mentalitas yang tangguh menjadi unsur yang lebih menentukan arah dan keberhasilan seseorang dalam menjalani hidup serta meraih cita-cita.
“Adik-adik harus tahu, sukses itu bukan hanya soal nilai rapor atau seberapa pandai kalian mengerjakan soal akademik. Berdasarkan berbagai penelitian dan pengalaman nyata di lapangan, sukses itu 80 persen ditentukan oleh EQ, oleh mental dan karakter kalian. Sedangkan sisanya 20 persen saja yang berasal dari IQ,” kata Kang Marhaen.
Kang Marhaen juga mengajak para santri untuk mulai membangun pola pikir yang positif dan kuat sejak dini. Menurutnya, mindset yang benar akan menjadi pondasi yang kokoh untuk menghadapi segala rintangan dan kesulitan yang mungkin muncul di masa depan.
“Mulai sekarang, bangunlah mindset juara. Jangan pernah menganggap diri kalian kurang mampu atau tidak bisa mencapai apa yang diinginkan. Setiap hari, tanamkan sugesti positif pada diri sendiri: Saya anak hebat, saya pasti sukses, saya bisa,” ucapnya.
Selain itu, Bupati juga berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya sendiri, bagaimana ia harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan dalam mencapai posisi sekarang. Ia menekankan pentingnya kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar serta berkembang.
“Jangan pernah takut untuk gagal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga yang akan membawa kalian lebih dekat pada kesuksesan. Yang terpenting adalah tidak pernah menyerah dan selalu menjaga integritas serta nilai-nilai agama yang telah diajarkan oleh orang tua dan guru kalian,” tambahnya.
Kang Marhaen menutup sesi motivasinya dengan mengajak para santri untuk selalu menjaga hubungan baik dengan Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, serta saling membantu sesama.
“Ingatlah, kalian adalah harapan bangsa dan masa depan Nganjuk. Jadikanlah diri kalian sebagai orang yang berguna dan membawa kemuliaan bagi daerah dan negara kita,” pungkasnya.
Salah satu santri yang mengikuti acara, Nurul Aini (17 tahun), menyampaikan bahwa ia merasa sangat termotivasi setelah mendengar ceramah dari Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
“Sebelumnya saya sering merasa minder dan kurang percaya diri dengan kemampuan saya, namun setelah mendengar kata-kata motivasi dari Bapak Bupati, saya merasa memiliki semangat baru untuk terus berusaha dan mencapai impian saya menjadi dokter yang mampu membantu banyak orang,” ucapnya. (mar).












