Atlet NPCI Kota Batu Joko Muliyono saat berlaga dalam ajang 13th ASEAN Para Games di Thailand. (Ist)
Kabarjagad, Kota Batu – Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bergema di Negeri Gajah Putih seiring dengan torehan prestasi gemilang atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Kota Batu, Joko Muliyono. Tampil impresif dalam ajang bergengsi ASEAN 13th Para Games di Thailand, Jumat (23/01/2026), Joko sukses mengukir sejarah dengan membawa pulang tiga medali sekaligus untuk Indonesia.
Daya juang tinggi Joko Muliyono terlihat sejak garis start dimulai. Ia berhasil mengamankan dua medali perak masing-masing di nomor lari 100 meter dan nomor 400 meter. Tak berhenti di situ, Joko juga menambah koleksi medalinya dengan raihan satu medali perunggu pada nomor lari 200 meter.
Wali Kota Batu, Nurochman, S.H., M.H., secara khusus menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas dedikasi Joko yang telah mengharumkan nama Kota Batu di kancah Asia Tenggara.
“Mewakili Pemerintah Kota Batu, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Joko Muliyono atas capaian prestasi yang sangat luar biasa. Ia tidak hanya mengibarkan Merah Putih di Thailand, tetapi juga membuktikan bahwa talenta Kota Batu mampu bersaing di level internasional,” ujar Nurochman dalam konfirmasinya melalui pesan WhatsApp, Jum’at (23/01).
Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengawal atlet-atlet disabilitas. “Kami akan terus hadir memberikan dukungan dan fasilitasi bagi atlet NPCI. Semoga torehan Joko terus meningkat hingga mampu menembus panggung Paralimpiade Musim Panas (Summer Paralympics) mendatang. Bravo, Joko Muliyono!” tambahnya.
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, ST., MT., Ph.D., IPM, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi atlet paralimpiade. Menurutnya, kesuksesan Joko adalah bukti nyata bahwa olahraga inklusif di Kota Batu memiliki masa depan yang cerah.
“Pembinaan atlet Para Games sangat penting untuk meningkatkan kualitas olahraga inklusif ke depan. Dengan pola pembinaan yang tepat dan dukungan semua pihak, kami optimis akan muncul lebih banyak atlet yang membawa nama Kota Batu ke level nasional dan internasional,” ungkap Ir. Alfi.
Ketua NPCI Kota Batu, Nenik Arizza, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas perjuangan Joko. Ia menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari disiplin tinggi dan sinergi yang kuat antara atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPRD Kota Batu.
“Seluruh pengurus dan tim pelatih sangat bangga. Joko membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengharumkan nama bangsa. Terima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Wali Kota, DPRD Kota Batu khususnya Komisi C, serta Dinas Pendidikan yang telah memfasilitasi pembinaan atlet disabilitas kami,” kata Nenik.
Keberhasilan Joko Muliyono di Thailand ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Kota Batu, khususnya para penyandang disabilitas, untuk berani bermimpi dan mengukir prestasi di bidang olahraga. (Fur)












