Wartawan Surabaya, Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis

Posted by: Reply 136 Views

KJ,Surabaya – Puluhan wartawan di Surabaya melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (24/08/19).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas Kekerasan yang dialami Jurnalis LKBN Antara, Darwis Fatir.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk duka terhadap kekerasan yang dialami jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Dalam aksinya wartawan Surabaya juga meminta Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian bertanggung jawab dan mengusut tuntas kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi kemarin di Makassar.

“Kapolri harus mengusut kasus ini hingga tuntas. Mereka yang bersalah harus ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Aparat telah melanggar UU Pers, menghalangi jurnalis saat menjalankan tugas peliputan,” ujar Alam, salah satu orator dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Hakim, wartawan Kantor Berita Antara mengatakan, penindasan dan kekerasan terhadap wartawan di negeri ini harus hilangkan. “Kami minta usut dan adili kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di Makasar.” kata Hakim.

Unjuk rasa anti kekerasan bagi jurnalis di Surabaya, juga diwarnai dengan aksi teatrikal yang mencerminkan kekerasan terhadap wartawan.

Aneka poster yang menarik juga ikut hadir ditengah-tengah aksi massa seperti : Jurnalis Butuh Kasih Sayang, Bukan Tendangan, Kami Wartawan Bukan Musuh Polisi, Kami Bekerja Mengabdi Jangan Dimusuhi.

Selain poster para jurnalis juga menutup mulut dengan lakban hitam, sebagai bentuk duka akan kekerasan terhadap awak media.(Tris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below