DPRD Ponorogo Sangat Tanggap Terhadap Aspirasi Masyarakat

Posted by: Reply 293 Views

KJ, Ponorogo – Sebagai bentuk perhatian serta tanggap terhadap aspirasi masyarakat Ponorogo, utamanya soal angka perceraian dikalangan TKI yang masih cukup tinggi dan  kesulitan mengurus sertifikat tanah secara konvensional serta belum maksimalnya penggunaan atau pemanfaatan  terhadap  program pegadaian.

Pada  Rabu  18 Februari 2020 lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo menggelar rapat gabungan di Gedung Sasana Praja.

Rapat Gabungan Antara  DPRD Kabupaten Ponorogo dan Instansi Terkait ini,  bertemakan Sosialiasasi Perlindungan TKI, Sosialisasi Mengenai Pegadaian, dan Sosialisasi Mengenai Pertanahan. Rapat di hadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Ponorogo, Instansi terkait, seluruh Kepala Desa dan Camat se Kabupaten Ponorogo.

Ketua DPRD Ponorogo Sunarto, S.Pd mengatakan, rapat gabungan sebagai bentuk tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, terkait persoalan TKI dan masih banyaknya angka perceraian di kalangan mereka.

Padahal, untuk mewujudkan Kota atau Kabupaten Layak Anak (KLA) persyaratanya antara lain adalah keluarga sakinah dan bahagia, dengan kata lain harus meminimalisir angka perceraian, bila perlu agar  mengembangakan oponi dimasyarakat bahwa mengurus proses perceraian itu sulit. Sehingga pasangan suami istri tidak mudah melakukan perceraian.

“Ini bentuk ikhtiyar atau istilahnya  “ijtihad” kita selaku dewan untuk mencegah terjadinya perceraian dikalangan mereka (TKI Ponorogo, red), oleh karena itu kita adakan rapat gabungan, sekaligus sosialisasi tentang perlindungan TKI, karena salah satu prasyarat mewujudkan kota layak  anak adalah keluarga bahagia dan utuh (tidak bercerai,red),” terang Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Spd.

Selain soal perceraian TKI, pihaknya juga menindak lanjuti terkait aspirasi proses pembuatan sertifikat tanah yang masih terkesan berbelit belit  birokrasinya. Untuk yang prona memang sudah terbukti baik.Namun yang tidak melalui program  (konvensional) masih banyak keluhan (“masih melalui beberapa meja”,red).

Dengan adanya rapat gabungan dan sosialisasi tentang pertanahan ini diharapkan kedepan lebih mudah dan tidak berbelit belit lagi.” Rapat gabungan ini, nanti kita tindak lanjuti di tingkat komisi komisi yang membidangi masing masing.,” lanjut Ketua Dewan.

Mengenai soal pegadaian dimaksudkan agar masyarakat dapat memamfaatkan produk produk yang bermanfaat dan meringankan mereka. ” Kalau soal pegadaian misalnya soal gadai jika dibandingkan dengan pinjaman ternyata bunganya lebih murah, yang demikian ini masyarakat perlu tahu sehingga bisa dimanfaatkan,” imbu Ketua DPRD Sunarto Spd

Pada Rapat tersebut juga terdapat tanya jawab dengan Moderator Wakil Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, SH., M.Si, Ketua Fraksi Nasdem Mukridon Romdloni ST. Nampak pula Wakil Ketua Anik Suharto S.so.

Sebagai Narasumber pada acara tersebit dari Deputi dan Pegawai Fungsional Pegadaian, Kepala Pengadilan Agama Ponorogo dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Ponorogo.(Agus Zahid)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below