Fraksi PDIP Surabaya Rapat Bahas Rencana Kegiatan, Armuji: PAW Tinggal Tunggu SK Gubernur

Kabarjagad, Surabaya – Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji mengungkapkan hasil rapat fraksi PDIP . Rapat tersebut membahas rencana kegiatan fraksi dan sejumlah agenda internal partai.

“Hasil rapat fraksi itu membahas rencana kegiatan fraksi. Itu rapat autoritas fraksi bersama DPC. Selain itu pembahasan apa lagi? Nggak ada,” kata Armuji usai rapat, Selasa (7/4/2026).

Terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW), Armuji menjelaskan posisinya saat ini sudah di KPU. “PAW sudah berjalan, posisinya surat sekarang sudah di KPU. Setelah di KPU nanti proses kirim ke Gubernur. Gubernur kalau nanti sudah SK-nya terbit, maka diagendakan untuk paripurna pelantikan,” jelasnya.

Saat ditanya target waktu pelantikan, Armuji menyebut pihaknya tidak mematok waktu. “Kita minta aja secepatnya lah. Ya kita gak punya target,” ujarnya.

Untuk penempatan komisi Pak Anas usai dilantik, Armuji mengatakan belum diputuskan. “Kalau selagi sudah masuk di PAW DPR ini nanti akan dikomisi. Kita belum merapatkan itu. Kita berikan aja nanti komisi mana yang kosong,” kata dia.

Armuji juga menyampaikan evaluasi kinerja Fraksi PDIP DPRD Surabaya. Ia menegaskan kader PDIP harus tetap dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap aduan warga.

“Ya kita selalu menyampaikan supaya tetap mereka dekat dengan masyarakat dan mereka respon terhadap aduan-aduan yang kiranya itu memang segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Fraksi PDI Perjuangan Surabaya, Budi Leksono, menyampaikan sejumlah agenda yang dibahas dalam Rapat di ruang Fraksi PDI Perjuangan Kota Surabaya. Rapat yang berlangsung hingga menjelang maghrib itu disebut sebagai bentuk sinergi antar-fraksi dan tiga pilar untuk mengevaluasi program-program di Kota Surabaya.

“Alhamdulillah rapat ini penyemangat kami. Kehadiran Ketua DPC dan teman-teman fraksi membuat lengkap, sehingga pembahasan lumayan lama sampai menjelang maghrib. Ini catatan yang sangat luar biasa dari sinergi rapat program-program di Kota Surabaya,” kata Buleks.

Budi Leksono menjelaskan, sinergi tiga pilar antara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota bersama eksekutif penting untuk mengevaluasi program yang sudah dijalankan fraksi. “Nanti kalau ada resesnya DPR RI, akan ada rapat tiga pilar lagi untuk mengembalikan atau mengevaluasi program-program yang sudah dilakukan,” ujarnya.(dj)

Bagikan

Tinggalkan Balasan