Kabarjagad, Bojonegoro – DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4 di Pondok Pesantren Az Zahro, Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan.
Muscam tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar dari berbagai wilayah di Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Gondang, Sekar, dan Bubulan. Selain sebagai forum organisasi lima tahunan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta penyatuan langkah kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto bersama jajaran pengurus. Turut hadir Anggota DPR RI H. Eko Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Hj. Mitro’atin, serta Bendahara DPD Partai Golkar Bojonegoro Sigit Kushariyanto.
Ketua panitia penyelenggara Muscam XI, Hj. Mitro’atin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. Ia mengawali sambutan dengan mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT.
“Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, serta hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga pada siang hari ini kita dapat bersilaturahmi dalam majelis ini dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro beserta para tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan Muscam tersebut. Menurutnya, kehadiran para pimpinan partai menjadi bentuk dukungan sekaligus penyemangat bagi para kader di tingkat kecamatan.
Dalam kesempatan itu, Hj. Mitro’atin juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Ia berharap forum Muscam tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi penguatan organisasi Partai Golkar di tingkat akar rumput.
Lebih lanjut, Hj. Mitro’atin mengingatkan para kader mengenai potensi besar Partai Golkar di wilayah Dapil 4. Ia menuturkan bahwa pada Pemilu sebelumnya Partai Golkar hampir berhasil meraih dua kursi di DPRD dari dapil tersebut.
Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa dukungan masyarakat terhadap Partai Golkar di wilayah Dapil 4 cukup kuat dan memiliki peluang besar untuk terus ditingkatkan pada pemilu mendatang.
“Kalau kita bisa gaspol dan bekerja bersama, Insya Allah kita bisa mendapatkan dua bahkan tiga kursi di Dapil 4. Semua itu tergantung kerja keras panjenengan semua yang ada di bawah,” tegasnya di hadapan para kader.
Ia menekankan bahwa keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh pimpinan di tingkat atas, tetapi juga sangat bergantung pada kerja keras para kader di tingkat desa dan kecamatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Selain itu, Hj. Mitro’atin juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keteladanan. Ia menyebut seorang pemimpin harus meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, yakni amanah, siddiq, tabligh, dan fathonah.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman bagi para pemimpin partai dalam menjalankan amanah organisasi sekaligus dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Seorang pemimpin harus bisa dipercaya, jujur, mampu menyampaikan kebenaran, serta memiliki kecerdasan dalam mengambil keputusan. Itu yang harus kita teladani,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa posisi ketua dalam sebuah partai bukan sekadar jabatan struktural, melainkan simbol atau marwah partai yang harus dijaga oleh seluruh kader.
“Ketua ini bukan hanya sekadar ketua, tetapi juga marwah partai. Jika ketua merasa sakit, maka seluruh kader juga akan merasakan dampaknya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa Muscam XI bukan sekadar agenda rutin partai, melainkan momentum penting untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan Partai Golkar di wilayah Dapil 4.
Ia menyampaikan bahwa seluruh struktur partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, harus bersatu dan bekerja sama demi mengembalikan kejayaan Partai Golkar di wilayah tersebut.
“Muscam XI ini adalah momentum untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan Golkar di Dapil 4. Kita ingin merebut kembali kemenangan Partai Golkar di wilayah ini,” ujarnya.
Menurutnya, Dapil 4 memiliki potensi besar untuk menjadi basis kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Bojonegoro, mengingat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah tersebut cukup tinggi.
Ahmad Supriyanto juga menyampaikan optimisme partainya menghadapi Pemilu 2029. Berdasarkan survei internal, jika pemilu dilaksanakan saat ini, Partai Golkar diperkirakan sudah mampu mengamankan dua kursi di Dapil 4.
“Kalau hari ini pemilu dilaksanakan, hasil survei internal menunjukkan Golkar di Dapil 4 sudah mendapatkan dua kursi. Salah satunya Insya Allah ada di tengah-tengah kita,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh kader agar tidak lengah. Menurutnya, peluang yang sudah ada harus dijaga dan diperkuat melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kesempatan yang sudah di tangan harus kita pertahankan, bahkan kalau bisa kita tambah kekuatannya sampai tahun 2029. Kunci kemenangan itu ada di panjenengan semua,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Muscam XI ini diharapkan lahir kepengurusan serta pemimpin baru di tingkat kecamatan yang mampu memperkuat soliditas Partai Golkar. Forum musyawarah tersebut juga menjadi langkah awal dalam menyusun strategi serta memperkuat konsolidasi kader menghadapi kontestasi politik pada masa mendatang.(imm)












