Komisi C Nilai, Pemkot Surabaya Setengah Hati Lakukan Pemulihan Ekonomi

KJ, Surabaya – Komisi C DPRD kota Surabaya mendorong Pemkot Surabaya agar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar serapan belanja daerah terdongkrak naik, sehingga berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi Kota Surabaya.

Namun, karena tidak memiliki gambaran yang jelas, kalangan legislator Surabaya menilai, langkah Pemkot Surabaya masih setengah hati atau tidak serius, dalam pemulihan ekonomi.

Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmawati, ST mengatakan, sesuai dengan tema APBD 2021 yang saat ini sudah mulai dibahas memang fokusnya adalah, pemulihan ekonomi Kota Surabaya.

Tapi, kata Aning, jika dilihat dari progress PAD Kota Surabaya sampai semester pertama tahun ini yang hanya mencapai Rp700 miliar, jelas pemulihan ekonominya bisa dikatakan sangat-sangat lambat.

“Jika pencapaian PAD yang masih minim, kami melihat kinerja Pemkot Surabaya masih kurang bagus untuk mendongkrak pendapatan daerahnya.”ujarnya saat dihubungi via telepon, Senin (17/08/20).

Aning menegaskan, semestinya saat ini Pemkot Surabaya memberikan penjelasan soal realisasi PAD sampai triwulan ke dua tahun 2020, namun faktanya pihak Pemkot belum juga memberikan ke DPRD kota Surabaya.

Dampaknya, jelas politisi PKS Kota Surabaya ini, pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2020 juga jadi mundur.

Jangankan laporan realisasi PAD, terang Aning, soal laporan penggunaan APBD untuk penanganan Covid-19, bantuan dari luar, CSR itu juga Pemkot Surabaya tidak bisa memberikan jawaban yang kongkret ke dewan.

“Jadi apa yang mau dipulihkan, wong Pemkot Surabaya sendiri tidak jelas apa gambaran langkah-langkah untuk pemulihan ekonomi. Ditambah PAD Kota Surabaya meleset jauh dari target yang kita harapkan.”tegasnya.

Lebih lanjut Aning Rahmawati mengatakan, PAD Kota Surabaya yang semestinya di triwulan ke dua tahun ini mencapai 60%, namun baru tercapai hanya 30-40% saja.

Aning kembali menambahkan, jika Pemkot ingin serius dalam pemulihan ekonomi, harus ada skala prioritas misalnya, dengan pemerataan pembangunan, kedua re-focusing dana Covid-19 dari APBD benar-benar digunakan secara baik.

“Jadi soal pemulihan ekonomi yang dicanangkan Pemkot Surabaya, kami melihat masih belum serius atau setengah hati untuk melakukannya.”ungkapnya.(Tris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below