Rapat Paripurna DPRD Ponorogo, 4 Raperda Inisiatif DPRD Dinilai Layak Untuk Dibahas Dalam Tahapan Selanjutnya

KJ, Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo Jumat 12 November 2021 menggelar Rapat Paripurna dengan tema Tanggapan Eksekutif, Bupati Ponorogo terhadap usulan Raperda inisitif DPRD Ponorogo atas 4 Raperda inisiatif DPRD yaitu, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Raperda Ketahanan Pangan, Raperda Pengelolaan Sungai dan Raperda Pencegahan Perkawinan usia Anak-anak.

Rapat Paripurna di pimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Sunarto Spd, dan dihadiri sejumlah Wakil Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno SH MSi, H Miseri Efendi SH MH, Anik Suharto S.Sos, serta sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo. Sedangkan penyampaian tanggapan 4 Raperda Inisitif DPRD di bacakan oleh Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita SH.
Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Spd, saat dikonfirmasi usai memimpin Rapat Paripurna mengatakan, Ke empat Raperda Inisitif DPRD tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Ponorogo Senin 8 November 2021, dalam agenda Pertama, jawaban Eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda APBD tahun 2022 dan Agenda  Usulan Raperda inisisi DPRD Kabupaten Ponorogo terhadap 4 Raperda tentang Bumdes, Ketahanan Pangan, Pengelolaan Sungai dan Pencegahan Perkawinan Usia Anak.

“Jadi memang sudah menjadi kuwajiban Bupati ketika Raperda ini menjadi inisiatif DPRD, Bupati memang didalam tahapanya untuk memberikan tanggapan, tanggapanya yang pertama apakah Raperda inisitif dari DPRD ini layak untuk dibahas pada tahap-tahap berikutnya. Alhamdulillah Saudara Bupati disampaikan juru bicara wakil bupati, bupati sepakat ke 4 Raperda ini inisiatif DPRD ini bisa dibahas ditingkat selanjutnya,” terang Sunarto Spd.

Yang ke dua, lanjut Sunarto, di tahapan DPRD terkait pembentukan semua Perda Inisiatif DPRD memang diwajibkan didalam pembahasanya harus melibatkan berbagai stik holder artinya nanti akan dijadwalkan mengenai uji publik. Hal itu, dilakukan dalam rangka melengkapi legal drafing yang sudah ada.”Ini sekaligus untuk menampung aspirasi, supaya yang disampaikan saudara bupati bagaimana Perda ini bisa aspiratif bisa akomodatif dan bisa menjembatani seluruh kepentingan, tentu sesuai dengan regulasi,” lanjut Ketua DPRD Sunarto.  

Ditambahkan Sunarto, setidaknya ada 14 halaman dan bebrapa catatan yang disampaikan Saudara Bupati baik saran, masukan pertanya atau kritikan, tentunya ini menunjukkan bahwa Raperda tersebut masih perlu pemikiran dari stik holder. Menurut Sunarto hal ini biasa saja, seperti bila Perda datang dari eksekutif, DPRD pun akan melakukan hal yang sama.

Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita saat dikonfirmasi usai membacakan pandanganya menyampaikan bahwa ke 4 Raperda inisiatif yang disampaikan DPRD semuanya disepakati untuk dibahas pada tahap selanjutnya. Alasanya, ke 4 Raperda tersebut memang perlu untuk menjadi payung hukum di masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.(AZ)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below