Reses di Kepohkidul, Hj. Mitro’atin Siap Perjuangkan Pembangunan Kedungadem dan Penguatan SDM

Kabarjagad,Bojonegoro – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Hj. Mitro’atin, S.Pd., M.M., menggelar kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Desa Kepohkidul, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (7/2). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Bubulan, Sugihwaras, Kedungadem, Temayang, Gondang, dan Sekar.

Dalam sambutannya, Hj. Mitro’atin menegaskan bahwa Kedungadem saat ini telah masuk dalam kawasan perkotaan, sehingga membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun penguatan sumber daya manusia (SDM).

“Termasuk kawasan perkotaan, tentu wilayah ini butuh pembangunan yang berkelanjutan. Bukan hanya fisik, tetapi juga pembangunan SDM. SDM yang berkualitas inilah yang akan menentukan kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan. Menurutnya, seluruh program harus berbasis data dari desa agar tepat sasaran dan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semua data harus dari desa. Lurah dan kepala desa memiliki peran strategis untuk memastikan masyarakatnya benar-benar sejahtera,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil IV, Hj. Mitro’atin menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kedungadem,meskipun dirinya tidak berdomisili di wilayah tersebut.

“Walaupun saya tidak berdomisili di Kedungadem, Insya Allah saya siap sedia mewakili masyarakat Dapil IV. Tugas kami adalah budgeting dan controlling, memastikan anggaran benar-benar berpihak kepada rakyat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat perbedaan skema anggaran dibandingkan tahun 2025, salah satunya karena adanya kebijakan anggaran berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) dari pemerintah pusat. Namun demikian, pihaknya di Badan Anggaran DPRD tetap berkomitmen memperjuangkan alokasi anggaran yang optimal untuk Kedungadem.

“Kami di Badan Anggaran siap memperjuangkan anggaran untuk Kedungadem. Ada yang bisa lewat pokok-pokok pikiran (pokir), ada juga yang harus dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah,” jelasnya.

Hj. Mitro’atin juga menegaskan bahwa tugas DPRD tidak hanya pada fungsi penganggaran dan pengawasan, tetapi juga fungsi legislasi, yakni menyusun peraturan daerah yang berpihak pada kepentingan sosial dan nurani masyarakat.

Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat.

“Kalau ada telepon dari masyarakat, kami tidak boleh menghindar. Justru harus siap mendengar dan memberikan solusi. Tidak usah sungkan atau takut menyampaikan aspirasi,” katanya.

Ia mempersilakan masyarakat menyampaikan temuan atau persoalan yang ada, baik secara langsung, melalui kepala desa, maupun melalui media sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Silakan jika ada temuan, bisa langsung telepon saya, lewat kepala desa, atau media. Kami siap membantu dan menyampaikan aspirasi tersebut ke Pemerintah Kabupaten untuk kemudian dibahas hingga tingkat paripurna,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Hj. Mitro’atin menyampaikan harapannya agar di usia senjanya ia dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa terkecuali.

“Tujuan saya sederhana, di usia senja ini saya ingin bisa memberi manfaat bagi siapa pun. Itu komitmen saya sebagai wakil rakyat,” pungkasnya.

Kegiatan reses tersebut berlangsung dengan dialog interaktif, di mana warga menyampaikan berbagai usulan terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan, serta program pemberdayaan masyarakat di wilayah Kedungadem dan sekitarnya.(imm)

Bagikan

Tinggalkan Balasan