Tiga Kandidat Mendaftar, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Buka Pendaftaran Cawali

Posted by: Reply 129 Views

KJ,Surabaya – Jelang Pemilihan Walikota Surabaya tahun 2020, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mulai tanggal 05-14 September 2019 telah membuka pendaftaran dan penjaringan Calon Walikota (Cawali) Surabaya.

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, sebanyak tiga kandidat sudah mengambil formulir pendaftaran, dalam penjaringan calon kepala daerah menyongsong Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya melalui PDI Perjuangan (PDIP).

“Tiga kandidat itu adalah mantan Ketua DPRD Surabaya yang kini menjadi anggota DPRD Jatim Armuji, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, dan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Eddy Tarmidi.” ujarnya kepada wartawan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Jalan Setail, Minggu (08/09/19).

Ia menambahkan, sampai saat ini yang mengambil formulir sudah tiga. Ada Pak Armuji dan Pak Eddy Tarmidi kemarin, dan hari ini, Minggu (08/09/19) Pak Whisnu mendaftar Cawali ke DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Adi menjelaskan, pihaknya menjalankan Peraturan PDI Perjuangan Nomor 24 Tahun 2017 tentang Penjaringan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah. 

Di Surabaya, kata Adi, mekanisme yang diterapkan adalah penjaringan tertutup karena perolehan suara yang diperoleh dalam Pemilu lalu di atas 25 persen. 

”Penjaringan ini masih akan berlangsung sampai tanggal 14 September 2019. Kami memastikan tidak ada biaya apapun terkait penjaringan ini, karena bagi PDIP, Pilwali adalah sarana menghasilkan kepemimpinan untuk rakyat, kepemimpinan yang menyejahterakan warga, bukan ajang transaksional politik,” tegas mantan wartawan tersebut.

Ditanya siapa yang paling berpeluang diberi rekomendasi oleh PDIP untuk maju Pilwali Surabaya, Adi menegaskan bahwa itu adalah kewenangan DPP PDIP.

”Tentang siapa yang direkomendasi, itu sepenuhnya adalah wewenang Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Apa yang diputuskan Ibu Ketua Umum, seluruh kader harus tegak lurus. Itu pada saatnya akan diumumkan oleh DPP PDIP. DPC PDIP Surabaya hanya sebatas memfasilitasi penjaringan,” jelas Adi.

Adi mengatakan, Pilwali Surabaya yang akan digelar pada September 2020 mendatang adalah ajang demokrasi yang harus dibingkai dengan nilai-nilai edukasi politik bagi publik. 

Dirinya kembali mengatakan, bersama-sama dengan seluruh elemen rakyat, kami akan berjuang meneruskan kepemimpinan PDIP di Surabaya yang sudah berlangsung selama ini dan terbukti mendapat apresiasi positif dari warga. Tapi perjuangan itu tentunya kami landasi dengan nilai-nilai etik. 

“Kami tidak ingin asal menang, tapi menang dengan membanggakan, yaitu menjadi satu kesatuan gerak dengan rakyat,” jelasnya. 

Terkait koalisi dengan partai lain, Adi mengatakan, hingga saat ini belum ada penjajakan. ”Sampai saat ini belum ada komunikasi dengan partai lain terkait Pilwali,” ungkapnya. (Tris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below