Jelang HUT RI Ke-75, Moch. Mukid, Luncurkan Lagu Berdusta

Posted by: Reply 365 Views

KJ, Jombang – Grup musik D’Kobra Band, Karya Mochamad Mukid mampu menarik perhatian publik saat lagu Berdusta tampil memukau setelah diunggah di akun youtube milik @Mochamadmukid pada 16 Agustus 2020 lalu, lagu yang dilengkapi video klip para wartawan Jombang dan sejumlah instansi terkait viral di media sosial.

Lagu Berdusta dilaunching jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 Tahun 2020 ini merupakan lagu ke-5 yang ia ciptakan. Mukid yang menjadi gawang grup D’Kobra Band Jombang mengatakan, Sebanyak 5 lagu telah ia ciptakan. Diantaranya Bertaubat, Bhayangkaraku, Pemimpin Negeri, Ibuku, dan lagu Berdusta yang baru diluncurkan kemarin, Alhamdulillah sudah viral di media sosial, kata Perwira yang menjabat Kasat Reserse Narkoba Polres Jombang ini.

Moch. Mukid menjelaskan kalau lagu Berdusta tersebut mengisahkan kegigihan seorang pemuda dari keluarga tidak mampu namun memiliki impian menjadi seorang Perwira Polri. Untuk mewujudkan mimpinya itu, pemuda tersebut setiap hari berkeliling menjual koran dan keuntungannya ditabung untuk masa depannya.

“Di tengah perjalanan hidupnya, pemuda tersebut menjalin hubungan asmara dengan seorang wanita. Namun asmaranya kandas karena orang tua wanita itu tidak merestui setelah mengetahui kalau pemuda itu dari keluarga tidak mampu. Orang tua wanita memilih menjodohkan anaknya dengan lelaki kaya. Meski kecewa kisah cintanya tak direstui, pemuda itu tidak putus asa. Ia berusaha mengubah hidupnya dari penjual koran ke pekerjaan lain. Beberapa kali pemuda itu melamar pekerjaan ke sejumlah perusahaan namun belum berhasil. Hingga suatu hari, keberuntungan berpihak padanya. Saat istirahat di sebuah mesjid usai menunaikan shalat dhuhur, pemuda itu dihampiri seorang Kiai yang menjadi imam di mesjid tersebut.

“Pemuda yang berpawakan polos itu lalu bercerita tentang kehidupan dan cita-citanya. Tak lama kemudian, seorang Kapolsek bersama anggota Bhabinkamtibmas datang ke Mesjid dan memberitahukan jika ada pendaftaran Polri gratis. Penjual koran akhirnya mendaftar dan setelah melalui proses, pemuda itu akhinya diterima menjadi anggota Polri dengan pangkat IPDA (Inspektur Dua).

“Berselang 5 tahun kemudian, lelaki mantan pacar penjual koran terlibat narkoba. Ternyata lelaki mantan pacarnya itu terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dan sudah masuk Target Operasi Polisi yang mengakibatkan overdosis hingga meninggal dunia saat pesta narkoba bersama teman-temannya.

“Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara, penjual koran itu yang melakukan olah TKP. Kini sudah jadi polisi dan menjabat sebagai kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu atau SPKT. Pesan dalam video klip berdurasi 5 menit itu dibuat tahun 2019 lalu sebelum pandemi Covid-19 dan baru di launching jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 tahun 2020 ini.

“Dalam video klip tersebut, hendaknya tidak meremehkan siapapun terutama pada orang tidak mampu. Karena, suatu saat orang yang diremehkan itu bisa jadi kehidupannya lebih baik. Selain itu, orang yang hidup berlebihan bisa terjerumus dalam hal negatif dan yang sangat penting agar menjauhi dunia narkoba. Sebab, narkoba itu akan mengantar ke 3 tempat yakni rumah sakit, penjara dan kuburan.” pesan Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch. Mukid, S.H, Jum’at (21/8/2020).

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below