Kabarjagad, Lamongan – Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, memberikan pengarahan tegas kepada seluruh Danramil dan Babinsa di jajarannya.
Pengarahan ini difokuskan pada pengawalan dan optimalisasi program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kini tersebar di 474 titik di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan pengarahan yang berlangsung di Aula Kadetsuwoko Makodim 0812 Lamongan pada Sabtu (29/11/2025), bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah taktis para aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional maupun daerah.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menekankan bahwa peran TNI AD, khususnya para Babinsa sebagai ujung tombak kewilayahan, sangat krusial dalam keberhasilan program ini.
Menurutnya, KDKMP Koperasi desa Kelurahan Merah Putih bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya nyata untuk membangun kemandirian pangan masyarakat dari tingkat desa.
”Saya instruksikan kepada seluruh Danramil dan Babinsa untuk terus konsisten dalam mengawal maupun melaksanakan pendampingan serta memonitor dalam pelaksanaan KDKMP di 474 titik yang telah ditentukan. Kehadiran kita harus menjadi solusi dan motivator bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi lahan yang ada,” tegas Dandim 0812/Lamongan.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa 474 titik tersebut merepresentasikan luasnya jangkauan program yang harus dikawal.
Ia meminta para Babinsa untuk proaktif melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan kelompok tani setempat guna memastikan program berjalan sesuai target dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga.
”Jangan sampai ada lahan yang tidak produktif. Babinsa harus mampu menjadi pelopor usaha-usaha pertanian di wilayah binaannya. Laporkan setiap perkembangan dan kendala di lapangan secara hierarkis,” imbuh Letkol Inf Deni.
Program KDKMP di Lamongan sendiri merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mengantisipasi krisis pangan global serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Dengan tersebarnya 474 titik sasaran, diharapkan Lamongan dapat terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Mengakhiri arahannya, Dandim 0812/Lamongan mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja dengan ikhlas dan tuntas demi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Az)












