PSHT Akan Membantu Polisi Memberantas Narkoba

Posted by: Reply 298 Views

KJ, Jombang – Kasat Resnarkoba Polres Jombang Jawa Timur, AKP Mochamad Mukid, S.H, mendatangi sekelompok pendekar yang hadir pada Penutupan Kejuaraan pencak silat PSHT Cup 2020 di Gedung Olah Raga Jombang, Minggu (26/1/2020).

Kedatangan Kasat Resnarkoba bukan untuk melakukan penangkapan atau melakukan tindakan represif. Melainkan, memberikan himbauan agar dapat menjauhi Narkoba. Sebab, praktik penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di wilayah hukum Polres Jombang semakin mengkawatirkan. Bahkan, beberapa hari lalu, seorang oknum Sekretaris Desa di Jombang tertangkap karena memakai Narkotika jenis sabu-sabu.

AKP Mukid, menghimbau kepada anggota Perguruan Setia Hati Terate jangan sampai memakai Narkoba ya. Sebagai seorang pendekar, harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat dan menjauhi Narkoba,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Moch. Mukid juga meminta kepada beberapa pendekar PSHT untuk membuka ponselnya lalu memutar lagu berjudul “Bertaubat, karya Ciptaan Kasat Resnarkoba Polres Jombang yang di unggah di channel Youtube-nya. Sebab, dalam lagu itu, terdapat pesan-pesan tentang dampak dan bahaya Narkoba.

“Sudah tahu apa belum, lagu Bertaubat ciptaan saya?. Kalau belum, buka sekarang HP nya dan putar lagunya di Youtube.

Disitu ada pesannya berisi tentang dampak dan bahaya Narkoba,” kata Mukid kepada salah seorang pesilat sembari menunjukkan lagu itu.

“Bagus sekali Pak lagunya. Kami tidak pernah pakai Narkoba, dan akan membantu bapak Polisi untuk memberantasnya. Terimakasih pak, telah mengingatkan kami,” sambung seorang remaja anggota PSHT asal Kecamatan Sumobito, Jombang.

Pada kesempatan itu, perwira pengawas (Pawas) asal Tarokan, Kediri, juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para anggota PSHT. Diantaranya, agar tertib di jalan dan tidak melakukan kegiatan negatif yang dapat mengganggu Kamtibmas. “Saat pulang dari sini, tertib di jalan raya ya,” pesanya.

Secara terpisah, AKP Moch Mukid menyampikan, diberbagai kesempatan, dia terus memberikan himbauan dan selalu mengingatkan kepada masyarakat khususnya para generasi muda agar menjauhi barang haram tersebut.

“Jangan sampai para pendekar seperti ini rusak gara-gara Narkoba. Sebab, mereka adalah generasi masa depan yang mempunyai tanggungjawab besar untuk kemajuan Bangsa ini,” ungkap mantan Kasat Resnarkoba Polres Ngawi Jawa Timur.

Menurutnya, sosialisasi pencegahan Narkoba tidak harus dilakukan secara formal atau didalam forum resmi. Namun, bisa dilakukan secara non formal dan di tempat terbuka. Terlebih, lagu ciptaanya tentang bahaya Narkoba yang menjadi alat sosialisasi bisa diputar sewaktu-waktu oleh siapapun. “Mudah-mudahan, dengan cara seperti ini, bisa meminimalisir peredaran Narkoba di Jombang,” pungkas Mochamad Mukid, yang pernah jadi Kapolsek di Sulawesi Tenggara itu.

Pewarta Kabarjagad Agus Situju Haerah

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below