Kegiatan pisah sambut Kapolres Batu di Graha Pancasila Balaikota Among Tani. (Ist)
Kabarjagad, Kota Batu – Pagi yang sejuk di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, menjadi saksi bisu transisi penting dalam sejarah keamanan wilayah hukum Kota Batu. Rabu (14/1), Kepolisian Resor Batu secara resmi menggelar upacara pisah sambut Kapolres Batu, menandai berakhirnya masa bakti AKBP Andi Yudha Pranata dan dimulainya babak baru di bawah kepemimpinan AKBP Aris Purwanto.
Hampir dua tahun atau tepatnya 19 bulan, AKBP Andi Yudha Pranata mengabdikan dirinya untuk menjaga stabilitas kota wisata unggulan di Jawa Timur ini. Dalam pidato perpisahan yang penuh haru, Andi menekankan bahwa mengelola keamanan di Kota Batu memiliki tantangan unik karena dinamika pariwisatanya yang sangat tinggi.
“Kota Batu bukan sekadar wilayah hukum bagi saya, tapi sebuah ekosistem wisata yang adaptif. Pendekatan kita tidak bisa kaku; harus humanis dan kolaboratif,” ujar AKBP Andi Yudha di hadapan jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Salah satu warisan emas yang ditinggalkan Andi adalah keberhasilannya mengurai benang kusut kemacetan saat peak season. Melalui penguatan manajemen lalu lintas dan pembentukan Satgas Harmoni, Andi berhasil mengubah wajah kepolisian Batu menjadi institusi yang lebih dialogis. Ia pun optimis bahwa penggantinya akan membawa Polres Batu ke level yang lebih tinggi lagi.
Estafet tongkat komando kini beralih ke tangan AKBP Aris Purwanto. Perwira yang sebelumnya mengasah taringnya di lingkungan Polda Jawa Timur ini menyadari betul besarnya tanggung jawab yang ia pikul, mengingat standar tinggi yang telah ditetapkan pendahulunya.
“Menggantikan sosok dengan segudang prestasi bukanlah perkara mudah. Namun, saya hadir di sini dengan niat tulus untuk mengabdi. Saya tidak bisa bekerja sendiri; dukungan masyarakat dan seluruh elemen adalah kunci utama,” tegas AKBP Aris dalam sambutan perdananya.
Sebagai langkah awal, AKBP Aris berencana melakukan “jemput bola” dengan memperkuat silaturahmi ke berbagai unsur masyarakat. Fokus utamanya adalah menjaga kondusivitas wilayah agar iklim investasi dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga, sekaligus memastikan Polri tetap menjadi pelindung yang inklusif bagi warga lokal.
Wali Kota Batu, Nurochman, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada AKBP Andi Yudha Pranata. Menurutnya, Polres Batu di bawah kendali Andi telah berhasil bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya tegas, tetapi juga solutif dalam merespons dinamika sosial.
“Pendekatan preventif dan dialogis yang dibangun selama ini adalah fondasi penting bagi kenyamanan warga dan wisatawan. Kami di Pemerintah Kota berkomitmen penuh mendukung Kapolres yang baru untuk menjaga stabilitas ini,” pungkas Nurochman.
Acara pisah sambut ini ditutup dengan prosesi ramah tamah yang hangat. Kini, mata publik tertuju pada AKBP Aris Purwanto. Di tengah peran strategis Kota Batu sebagai magnet wisata nasional, kesiapsiagaan dan inovasi Polres Batu diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga senyum para wisatawan dan ketenangan warga di kaki Gunung Panderman. (han)












