Polres Jombang Gelar Apel Pasukan Jelang Sumpah Janji Presiden Dan Wakil Presiden

Posted by: Reply 205 Views

KJ, Jombang – Polres Jombang bersama TNI (Tentara Nasional Indonesia) gelar apel pasukan dalam rangka pengamanan dan pelantikan sumpah janji Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih tahun 2019 – 2024 di lapangan upacara Mapolres Kabupaten Jombang. Tampak hadir: Kapolres Jombang AKBP Bobbi Pa’ludin, S.I.K., M.H. Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Inf Triyono. Komandan Satuan Radar 222 Mayor Lek Eprit Repita. Asisten 3 Pemkab Jombang Hari Oetomo. KPU, Bawaslu serta Ormas.

Kapolres Jombang AKBP Bobbi Pa,ludin Tambunan, S.I.K., MH. Dalam sambutannya mengatakan, tanggal 17 April yang lalu kita telah sama-sama mengikuti dan mengamankan pesta Demokrasi nasional dalam bentuk pemilu baik untuk anggota Dewan (DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kab/Kota dan DPD) maupun Presiden dan wakil Presiden periode 2019 – 2024 yang berjalan dengan tertib dan lancar, walaupun terdapat permasalahan Kamtibmas namun hal tersebut bisa diatasi secara cepat dan tepat sehingga tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas yang dapat menganggu proses pelaksanaan pemilu.

Kita ketahui bersama bahwa kontestasi pemilu tahun 2019 (pilpres dan pileg) di wilayah Jatim, telah dilaksanakan dimana kondisi Kamtibmas secara nasional khususnya di ibukota Jakarta mengalami peningkatan eskalasi sebagai akibat konflik komuna antar pendukung capres/cawapres, namun untuk wilayah Jawa Timur kondisi Kamtibmas realatkondusif. Hal ini merupakan hasil kerja dari segenap komponen yang punya satu komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan slogan JOGO JAWA TIMUR.(18/10/2019).

Hasil dari pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden telah ditetapkan Bapak Ir. H. Joko Widodo sebagai presiden RI dan Bapak Prof. Dr. Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden RI periode 2019 sampai dengan 2024 oleh KPU pada tanggal 39 Juni 2019. Ekses dari terpilihnya calon presiden dan wakil presiden menjadi presiden dan wakil presiden definitif, diperkirakan akan terjadi rasa tidak puas bagi para pendukungnya, apabila hal ini terjadi, maka kondisi yang demikian menjadi rawan karena muncul pertentangan kedua belah kubu dengan berbagai macam alasan sehingga akan dapat memunculkan ancaman yang dapat merugikan terhadap kesatuan dan persatuan bangsa.

Saat ini akan memasuki tahap akhir yaitu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019 sampai dengan 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 bertempat di gedung DPR/MPR RI. Menjelang pelantikan dan pengambilan sumpah janji presiden dan wakil presiden RI, situasi Kamtibmas di ibukota mengalami peningkatan eskalasi, hal ini terjadi mulai seksi pelantikan anggota DPR RI berupa aksi yang dilakukan oleh elemen mahasiswa dan masyarakat dengan tuntutan antara penolakan terhadap revisi UU KPK, RUU KUHP, RUU ketegakerjaan serta RUU lainnya yang dianggap mengakomodir aspirasi masyarakat.

Situasi Kamtibmas tersebut tidak menutup kemungkinan akan berlanjut pada pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden RI, dimana  akan dimanfaatkan oleh pihak tertentu khususnya pihak oposisi dan pihak lawan yang bertentangan dengan pemerintah, baik dari elemen mahasiswa, eks HTI, alumni 212dan simpatisan parpol dan lain-lain. Menyikapi perkembangan Kamtibmas tersebut maka Polda Jawa Timur bersama TNI dan unsur instansi: 

Tingkatkan giat deteksi dini dan aksi terhadap seluruh perkembangan, kerawanan di wilayah Jawa Timur guna mengeliminir terjadinya gangguan Kamtibmas jelang pelantikan presiden san wakil presiden RI. Laksanakan giat penggalangan dan pembinaan terhadap masyarakat dengan cara persuasif edukatif supaya masyarakat tidak mudah terpancing terhadap semua ajakan yang bersifat Stake Holder di wilayah masing masing guna mengakomodir tuntutan dari masyarakat sehingga tercipta dan terjamin Sitkamtibmaa yang kondusif di wilayah Jawa Timur.

Lakukan koordinasi secara intens dengan Stake Holder di wilayah masing masing guna mengakomodir tuntutan dari masyarakat sehingga tercipta dan terjamin Sitkamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Timur. Libatkan pasukan Polwan/Tim Asmaul Husna dan Tim Negosiator agar lebih kondusif.(ags)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below