Kabarjagad.id,Belawan,- TNI AL dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) yang telah menggelar Patroli Terkoordinasi Malaysia Indonesia (Patkor Malindo) 165/24 resmi dinyatakan selesai dimana hal ini ditandai dengan upacara penutupan Patkor Malindo 165/24 Tahun 2024.
Upacara penutupan ditutup oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel selaku Dansatgas/Commander Task Group (CTG) TNI AL bertempat di Gedung Yos Soedarso Mako Lantamal l Belawan.
Patkor Malindo sebelumnya digelar pada 18-30 September 2024 di Perairan Selat Malaka. Dalam kegiatan tersebut, TNI AL mengerahkan dua kapal patrolinya yaitu KRI Torani-860 dan KRI Lepu-861. Sementara itu, TLDM mengirimkan KD Kinabalu-14 dan KD Laksamana Tun Abdul Jamil-135.
Dalam sambutan Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada l Laksamana Pertama TNI Anung Susanto yang dibacakan oleh Dansatgas, menyampaikan bahwa Patroli Terkoordinasi Malaysia Indonesia (Patkor Malindo) merupakan salah satu bentuk kerjasama maritim Indonesia Malaysia. Diharapkan kedua negara akan senantiasa berbagi ide dan solusi terbaik untuk mengatasi masalah keamanan maritim di Perairan Selat Malaka guna menciptakan kondisi yang lebih stabil dan kondusif di kawasan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan tersebut selaras dengan Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan bahwa setiap Prajurit Jalasena Samudera harus mampu menjalin kerja sama di kancah internasional untuk mewujudkan keamanan di laut serta untuk memperkuat hubungan dan semangat navy brother.
(@Budi_Rht Kabarjagad.id)












